Boarding hingga Inagurasi: SMK Samudra Nusantara Tanamkan Disiplin, Kepemimpinan, dan Religiusitas
Sebelumnya, ratusan siswa Kelas X SMK Samudra Nusantara Astanajapura (Asjap), Kabupaten Cirebon mengikuti kegiatan Boarding School dan Pelantikan Korp Latihan Dasar Disiplin dan Kepemimpinan (LDDK) Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diselenggarakan di sekolah setempat, sejak Jum’at (19/9/2025) sampai Minggu (21/9/2025).
Hari ini, ratusan siswa kembali mengikuti rangkaian kegiatan pengukuhan, Senin (22/9/2025). Dalam pengukuhan yang berlangsung khidmat tersebut, seluruh siswa melakukan sungkeman kepada orangtua untuk memohon do’a dan restu atas pencapaian dan langkah baru dalam organisasi. Hal ini juga sebagai bentuk rasa hormat dan terima kasih atas pengorbanan orang tua, serta memperkuat nilai-nilai kekeluargaan seperti rendah hati dan kesadaran akan jasa orang tua di tengah tuntutan modernisasi.
Ketua Panitia LDDK sekaligus Wakasek Kesiswaan SMK Samudra Nusantara Asjap, Dicki Harsono, ST menjelaskan, kegiatan boarding school yang sudah diikuti ratusan siswanya merupakan sistem pendidikan berasrama (menginap), dimana siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga tinggal bersama dalam ruangan yang berada dalam kompleks sekolah dan dipantau oleh pendidik.
“Sistem ini mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengembangan karakter dan kegiatan ekstrakurikuler secara intensif, membentuk siswa menjadi mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki keterampilan sosial yang erat melalui lingkungan yang terkontrol dan terstruktur,“ jelasnya.
Ia kembali menerangkan, para siswa tinggal bersama dalam ruang yang ada di area sekolah, menciptakan komunitas belajar yang erat. Selain akademik, pendidikan karakter dan akhlak menjadi fokus utama dalam sistem boarding school ini. Ada pendampingan intensif dari pendidik dan pengasuh yang memantau kegiatan dan membantu siswa mengembangkan diri.
“Kegiatan akademik dan ekstrakurikuler diatur secara terpadu untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif. Lingkungan ini dirancang untuk melatih siswa menjadi lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu mengelola diri sendiri,“ jelas Dicki.
Dicki menambahkan, untuk kegiatan LDDK nya sendiri merupakan kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan karakter disiplin pada peserta, khususnya para siswa. Pelatihan ini meliputi pembekalan materi tentang konsep dasar kepemimpinan, manajemen organisasi, serta nilai-nilai seperti tanggung jawab dan nasionalisme.
“Kegiatan ini juga dikombinasikan dengan kegiatan fisik dan permainan outbound untuk membangun mental dan keterampilan sosial para siswa,“ imbuhnya.
Adapun tujuan dari kegiatan LDDK adalah sebagai upaya membentuk pribadi peserta menjadi lebih kuat, tangguh, berdisiplin, dan bertanggung jawab. Selain itu, untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan dengan memberikan bekal dasar-dasar kepemimpinan, agar peserta nantinya dapat menjadi pemimpin yang efektif di masa depan.
“Dengan LDDK juga diharap dapat memberikan pengetahuan mengenai manajemen organisasi, struktur organisasi, serta cara kerja dalam sebuah kelompok atau organisasi.
LDDK juga sebagai pelatihan dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan interaksi sosial antar peserta,“ papar Dicki.
Sumber berita : Pelita News